Apa itu Proyeksi Ortogonal?

Sobat kursus CNC, selain proyeksi piktorial yang menggambar benda secara tiga dimensi, dalam proyeksi ortogonal benda ditampilkan secara dua dimensi dengan beberapa pandangan. Oleh karena itu, proyeksi ortogonal disebut juga proyeksi pandangan jamak (multiview projection).

Proyeksi Orthogonal adalah gambar suatu objek dengan skala yang tepat, sedangkan ukuran yang dicantumkan adalah ukuran yang nyata atau sebenarnya. Proyeksi Orthogonal juga disebut proyeksi tegak lurus, sebab cara memproyeksikan benda dengan menarik garis tegak lurus terhadap bidang proyeksi melalui setiap titik sudut benda. Pandangan mata kita juga satu arah tegak lurus terhadap benda tersebut .Kadang tidak jarang hanya disebut dengan proyeksi saja.

Gambar proyeksi ortogonal dapat memberikan informasi yang lengkap dan tepat mengenai bentuk dan ukuran suatu benda, karena cara ini dapat menampilkan gambar hasil pandangan dari beberapa arah; depan, belakang, atas, bawah, kiri dan kanan. 

Macam Proyeksi Orthogonal pada Gambar Kerja

Proyeksi orthogonal menggunakan bidang horizontal dan bidang vertikal sebagai bidang proyeksi. Bidang-bidang ini membagi ruang menjadi empat sudut ruang atau empat kuadran.

Bidang-bidang proyeksi dalam empat kuadran

Jika benda yang akan digambar diletakkan di kuadran I dan diproyeksikan pada bidang-bidangnya, maka cara proyeksi ini disebut cara proyeksi kuadran I atau lebih sering disebut cara proyeksi Eropa. Jika bendanya diletakkan di kuadran III, maka cara proyeksi ini disebut cara proyeksi kuadran III atau sering disebut cara proyeksi Amerika. Kita bahas lebih lanjut di bawah ini :

Di dalam proyeksi orthogonal sistem Eropa, kedudukan bidang proyeksi terletak di belakang benda. Apabila arah pandang mata yaitu :

  • Dari atas, gambar terletak di bidang proyeksi bawah
  • Dari depan, gambar terletak di bidang proyeksi belakang
  • Dari samping kiri, gambar terletak di bidang proyeksi kanan
  • Dari samping kanan, gambar terletak di bidang proyeksi kiri

Sedangkan proyeksi orthogonal sistem Amerika kedudukan bidang proyeksi terletak di depan benda, sehingga hasil gambar akan selalu tampak sesuai dengan arah pandang mata. apabila arah pandang mata dari atas, gambarnya terletak di bidang proyeksi atas, dan seterusnya.

Arah pandang mata di dalam proyeksi orthogonal system Eropa cukup tiga dan hasil gambarnya pun tiga (3) buah sudut pandang yaitu ;

  • Tampak atas,
  • Tampak depan
  • Tampak samping (kiri atau kanan saja).
    Hasil gambarnya disebut gambar Proyeksi I (tampak atas), gambar Proyeksi II (tampak depan), gambar Proyeksi III (tampak samping).

Sedangkan di dalam proyeksi orthogonal system Amerika dihasilkan enam (6) buah sudut pandang, yaitu :

Tampak depan
Tampak atas
Tampak bawah
Tampak kanan
Tampak kiri
Tampak belakang

Lambang Cara Proyeksi

Dalamstandar ISO (ISO/DIS 128) telah ditetapkan bahwa kedua cara proyeksi di atasboleh digunakan, akan tetapi untuk keseragaman semua gambar dalam standar ISOdigambar menurut proyeksi kuadran I (Proyeksi Eropa). Perlu diperhatikan bahwa dua cara proyeksi di atas jangan dipakai bersamaan dalam satu gambar.

Jika pada suatu gambar telah ditentukan cara proyeksi yang digunakan, maka hal ini perlu dijelaskan dengan mencantumkan lambang cara proyeksi (gambar di bawah). Lambang ini biasanya diletakkan dibagian kanan bawah kertas gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *