Bedanya Cara Proyeksi Eropa dan Amerika

Sobat kursus CNC, seperti pada posting sebelumnya bahwa proyeksi ortogonal adalah gambar suatu objek dengan skala yang tepat, sedangkan ukuran yang dicantumkan adalah ukuran yang nyata atau sebenarnya, dan terdapat dua jenis yaitu proyeksi Eropa dan Amerika.

Jika benda yang akan digambar diletakkan di kuadran I dan diproyeksikan pada bidang-bidangnya, maka cara proyeksi ini disebut cara proyeksi kuadran I atau lebih sering disebut cara proyeksi Eropa. Jika bendanya diletakkan di kuadran III, maka cara proyeksi ini disebut cara proyeksi kuadranIII atau sering disebut cara proyeksi Amerika. Kita bahas lebih lanjut di bawah ini :

  • Proyeksi kuadran I (Proyeksi Eropa)

Benda yang diletakkan di kuadran I diproyeksikan pada bidang-bidang belakang menurut pandangan A,B dan C. Pandangan A diproyeksikan pada bidang belakang sehingga menghasilkan pandangan depan. Pandangan B diproyeksikan pada bidang bawah menghasilkan pandangan atas.Pandangan C diproyeksikan pada bidang samping kiri menghasilkan pandangan samping kanan, gambar di bawah.

  • Proyeksi Kuadran III (Proyeksi Amerika)

Menurut cara ini, benda yang akan digambar seolah-olah diletakkan di dalam peti yang sisi-sisinya tembus pandang sebagai bidang proyeksi seperti gambar di bawah. Pada tiap-tiap bidang proyeksi akan tampak gambar pandangan dari benda menurut arah pandangan yang ditunjukkan oleh arah panah, Pandangan A diproyeksikan pada bidang depan, menghasilkan pandangan depan. Pandangan B diproyeksikan pada bidang atas, menghasilkan pandangan atas. Pandangan C diproyeksikan pada bidang samping kiri, menghasilkan pandangan samping kiri. Hasil proyeksi pada ketiga bidang tersebut nampak seperti ditunjukkan gambar di bawah ini.

  • Lambang Cara Proyeksi

Dalam standar ISO (ISO/DIS 128) telah ditetapkan bahwa kedua cara proyeksi di atas boleh digunakan, akan tetapi untuk keseragaman semua gambar dalam standar ISO digambar menurut proyeksi kuadran I(Proyeksi Eropa). Perlu diperhatikan bahwa dua cara proyeksi di atas jangan dipakai bersamaan dalam satu gambar.

Jika pada suatu gambar telah ditentukan cara proyeksi yang digunakan, maka hal ini perlu dijelaskan dengan mencantumkan lambang cara proyeksi (gambar di bawah). Lambang ini biasanya diletakkan dibagian kanan bawah kertas gambar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *