Penyajian Gambar Potongan dalam Gambar Teknik

Sobat kursuscnc.com, untuk penyajian gambar potongan dalam gambar teknik,

Ada tiga macam gambar potongan sederhana yaitu potongan penuh, potongan separuh dan potongan setempat (sobekan)

Untuk potongan penuh, seluruh badan benda dipotong sepenuhnya kemudian separuh badan dari benda seolah-olah dihilangkan

Untuk potongan separuh, seperempat dari benda seolah-olah dihilangkan, sehingga gambar nampak setengah bagian luar benda dan setengah bagian dalam benda. Cara potongan ini biasanya digunakan untuk benda simetri (gambar di bawah)

Ada juga pemotongan gambar ditunjukkan dengan potongan sobekan (setempat), benda hanya dipotong (disobek) pada bagian tertentu saja yang ingin diperlihatkan. Garis-garis potongan digambarkan dengan garis tipis bebas (gambar di bawah)

Selain potongan sederhana, ada juga potongan di lebih dari satu bidang, diantaranya potongan meloncat, potongan dua bidang berpotongan, potongan dua bidang berdampingan, potongan yang diputar, potongan benda berurutan, dan potongan benda tipis.

Yang dimaksud dengan potongan meloncat adalah terdapat dua bidang sejajar yang memotong benda. Hasil perpotongan oleh dua bidang sejajar itu disatukan pada satu pandangan potongan (gambar di bawah)

Untuk potongan dua bidang yang berpotongan, penunjukan potongan dilakukan agar bentuk khas bagian-bagian benda dapat ditampilkan dengan jelas dan mudah dimengerti, maka dilakukan cara pemotongan seperti gambar.

Ada lagi potongan untuk dua bidang yang berdampingan, Bidang-bidang berdampingan mengikuti lekukan-lekukan garis sumbu pipa, sehingga pada pandangan potongannya bagian-bagian benda menjadi terlihat jelas

Pada potongan yang diputar, bagian-bagian benda tertentu seperti ruji-ruji roda, kait, tuas, rusuk penguat, dan sebagainya, dapat ditampilkan hasil potongannya setelah terlebih dahulu diputar. Penggambarannya dapat dilihat pada dua gambar di bawah ini.

Untuk potongan berurutan, beberapa potongan dapat disusun berurutan seperti gambar di bawah. Pada Gambar a potongannya ditempatkan pada sumbu utama sedangkan pada gambar b potongannya ditempatkan di bawah garis potongnya.

Potongan benda tipis, seperti pelat, baja profil, paking, dan sebagainya, potongannya atau penampangnya digambarkan dengan garis tebal atau bidang bekas potongan seluruhnya dihitamkan (gambar bawah). Apabila benda tipis ini berupa bagian-bagian yang disusun berhimpitan, maka bekas himpitannya dibiarkan putih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *