Yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Arsiran

Sobat kursus CNC, pada gambar-gambar potongan yang dibicarakan di muka, bidang-bidang bekas potongannya diberi garis-garis tipis miring. Garis-garis tersebut dinamakan arsir atau arsiran. Namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam melakukan arsiran.

Berikut ini beberapa ketentuan penggambaran arsiran

  • Arsiran digambar dengan garis-garis tipis sejajar dengan kemiringan 45o terhadap garis sumbu atau garis benda (lihat gambar bawah). Jarak antara garis-garis arsir ini disesuaikan dengan luas bidang potongan
  • Untuk benda yang sama, arah arsir dan jaraknya harus sama (gambar bawah)
  • Untuk bagian-bagian benda yang berdampingan, arsiran harus dibedakan. Misalnya dengan cara dibedakan arah kemiringannya atau dibedakan jarak arsirannya (gambar bawah)
  • Untuk bidang yang kuas dapat digambarkan arsirannya hanya sepanjang garis batas benda

Pada potongan meloncat lebih baik garis arsirnya digeser  (gambar bawah) tetapi boleh juga diarsir sama

Jika terpaksa harus membuat ukuran pada bidang yang diarsir, maka garis arsir dapat dihilangkan untuk menulis huruf atau angka ukuran

Gambar di bawah memperlihatkan cara membuat garis-garis arsir yang baik (a) dan beberapa kesalahan pembuatan garis-garis arsir dari (b) sampai dengan (f).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *