Jangka Sorong Analog dan Jangka Sorong Digital

Sobat kursus CNC, selain jangka sorong yang dibahas pada artikel sebelumnya yang merupakan jenis alat pengukuran konvensional pada umumnya atau biasa disebut jangka sorong manual (karena hasil pengukurannya harus dihitung sendiri secara manual). Selain jenis seperti diatas, terdapat dua jenis lainnya, yaitu jangka sorong analog dan digital.

Jangka sorong analog adalah jangka sorong yang penunjukan ukurannya ditunjukkan dengan bentukan analog dan punya tingkat ketelitian yang mencapai 0,05 mm atau setara dengan 0,005 cm.

Jangka sorong digital adalah jangka sorong yang sudah dilengkapi oleh digital. Tingkat ketelitian pada jangka sorong digital ini adalah 0.01 mm yang setara dengan 0,001 cm. Cara membaca jangka sorong digital ini adalah sesuai dengan nominalyang sudah muncul di layar digital. Saat sebuah benda diukur menggunakan jangka sorong digital tersebut, maka secara otomatis ukuran jangka akan berjalan. Jadi, saat benda diukur, hasil pengukurannya pun nominal yang bisa terlihat dengan otomatis.

Yang membedakan antara keduanya adalah pada bagian cara membaca hasilnya saja. Karena pada pembacaan jangka sorong jenis analog ini ialah dengan cara melihat jarum yang terdapat pada ukuran analog di jangka sorong tersebut.

Kedua jenis ini tidak memerlukan perhitungan manual seperti jangka sorong manual karena hasil pembacaan pengukuran pada kedua alat tersebut langsung ditampilkan pada tampilan pembaca analog dan digital. Akan tetapi, kedua jenis alat ini membutuhkan perhatian khusus dalam penggunaan dan perawatannya (jangan sampai terjatuh, nanti bisa rusak).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *