Cara Mengukur Menggunakan Dial Indicator

Sobat kursus CNC, Dial gauge atau Dial Indicator merupakan alat pengukuran yang mempunyai ketelitian 0,01 mm. Oleh karenanya, dengan ketelitian yang sangat kecil maka kita harus mempergunakan alat ini sesuai dengan aturan yang ada dalam pemakaiannya. Tujuannya adalah agar hasil pengukuran yang kita lakukan mendapatkan hasil yang maksimal ( tidak meleset ).

Metode Pengukuran 
Metode yang benar dalam menggunakan alat ini yaitu posisi spindle harus tegak lurus terhadap benda yang akan diukur. Tidak boleh miring sedikitpun, karena dapat mempengaruhi hasil pengukuran.

Posisi pengukuran dial indicator dilihat dari depan
Posisi pengukuran dial indicator dilihat dari samping

Cara Menggunakan/Mengukur :

  • Pasang contact point pada dial indikator.
  • Pasang dial indicator pada standnya.
  • Tempelkan contact point pada benda kerja yang akan diukur.
  • Kendorkan screw pengikat pada skala dan posisikan angka nol sejajar dengan jarum penunjuk. lalu kencangkan lagi screw pengikat.
  • Gerakkan benda kerja sesuai kebutuhan.
  • Baca nilai penyimpangan jarum penunjuk pada skala.
  • Untuk mendapatkan hasil yang benar, harus diketahui ketelitian skala pada dial tersebut.

Saat akan digunakan dial indikator tidak dapat digunakan sendiri, tapi memerlukan kelengkapan seperti di atas yang harus diatur sedemikian rupa pada saat pengukuran. Posisi dial gauge harus tegak lurus terhadap benda kerja yang akan diukur.

Pada dial indikator terdapat 2 skala. Yang pertama skala yang besar (terdiri dari 100 strip) dan skala yang lebih kecil. Pada skala yang besar tiap stripnya bernilai 0,01 mm. Jadi ketika jarum panjang berputar 1 kali penuh maka menunjukkan pengukuran tersebut sejauh 1 mm. Sedangkan skala yang kecil merupakan penghitung putaran dari jarum panjang pada skala yang besar.

Sebagai contoh, jika jarum panjang pada skala besar bergerak sejauh 6 strip dan jarum pendek bergerak pada skala 3 maka artinya hasil pengukurannya adalah3,06 mm. Pengukuran ini diperoleh dari :
skala pada jarum panjang dibaca : 6 x 0,01 mm = 0,06 mm
skala pada jarum pendek dibaca : 3 x 1 mm = 3 mm
maka hasil pengukurannya adalah 0,06 mm + 3 mm = 3,06 mm.

Skala dan ring dial indikator dapat berputar ke angka 0 agar lurus dengan penunjuk. Penghitung putaran ukur jam berfungsi menghitung jumlah putaran penunjuk. Yang perlu diperhatikan dalam menggunakan dial indicator adalah keadaan permukaan benda yang akan diukur harus bersih, posisi spindel dial (ujung peraba) tegak lurus pada permukaan komponen yang diperiksa, dan metode pengukuran yang digunakan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *