Yang Harus Diperhatikan dalam Melakukan Pengerjaan Mesin Gerinda

Sobat kursus CNC, dalam mengoperasikan mesin gerinda Ada beberapa faktor yang harus diperhatikan agar dalam melakukan pengerjaan gerinda aman. Maksud aman di sini aman bagi operator mesin dan mesin gerinda itu sendiri. Berikut ini merupakan faktor-faktor yang perlu diperhatikan :

  • Periksa batu gerinda apakah ada retakan sebelum dipasang.
  • Lakukan pengetesan batu gerinda untuk kesenteran sumbunya.
  • Lakukan uji coba putaran sebelum digunakan.
  • Jangan melebihi kecepatan putar yang diizinkan.
  • Gunakan kacamata pengaman.
  • Saat menggerinda pada gerinda duduk, dudukan benda kerja harus berjarak 2 mm dari batu gerinda, jika tidak benda kerja akan masuk di antara dudukan dan batu gerinda sehingga dapat merusak batu gerinda.
  • Selama melakukan penggerindaan kering, beram harus disingkirkan.
  • Jangan membuka tutup pengaman.
  • Jangan menyentuh batu gerinda yang berputar

Untuk keselamatan operator, ada beberapa alat keselamatan kerja yang harus digunakan.

a. Masker, digunakan untuk melindungi pernafasan kita pada saat melakukan penggerindaan, terutama pada saat melakukan dressing.
b. Kacamata, untuk melindungi mata dari percikan bunga api dan debu pada saat penggerindaan.
c. Bevel protector, alat yang digunakan untuk mengukur sudut pada alat potong setelah melakukan penggerindaan.
d. Surface plate, alat yang digunakan untuk melihat kerataan atau ketinggian pada mata cutter, berupa alat yang mempunyai permukaan sangat rata dan halus.
e. Caliper, digunakan untuk mengukur sebuah dimensi, biasanya dipakai untuk membuat pahat ulir.
f. Dresser, merupakan batu diamond yang digunakan untuk membersihkan batu gerinda yang kotor.
g. Kunci “L” dan kunci pas, untuk mengatur sudut-sudut pada alat potong yang akan digerinda.

Selama roda gerinda berputar, posisi operator tidak boleh berada pada bidang perputaran roda gerinda. Beberapa langkah keselamatan kerja mesin gerinda antara lain :
a. Selalu periksa kondisi roda gerinda dari keretakan. Ketuk roda gerinda dengan tangkai obeng, bila suaranya nyaring berarti baik, dan sember beararti ada keretakan.
b. Jaga kecepatan roda gerinda sesuai ketentuan tabel kecepatan pada mesin tersebut.
c. Pastikan benda kerja, kepala lepas, pencekam dan peralatan yang lain sudah pada posisi yang benar.
d. Gunakan roda gerinda sesuai dengan jenis kerja dan benda kerjanya.

e. Jangan memakankan (to feed) terlalu cepat benda kerja antara dua senter kemungkinan akan tertekan dan dapat merusakkan benda kerja dan roda gerindanya.

f. Stop seluruh motor penggerak sebelum mengatur atau menyetel mesin gerinda.
g. Ketika mengasah roda gerinda (dressing / truing) pastikan intan pengasah terletak pada posisi yang kuat dan benar.
h. Jangan memeriksa dimensi (pengukuran) selama benda kerja sedang digerinda.



Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *