G96 , G97 dan S, kecepatan potong konstan

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Fungsi G96 adalah untuk mengatur kecepatan potong. Apabila G96 ditulis kemudian diikuti S, berarti satuan untuk S adalah m/menit, sehingga selama proses pembubutan menggunakan kecepatan potong konstan.


Untuk G96 putaran spindel akan bertambah cepat ketika diameter mengecil dan menjadi tidak terhingga ketika diamater 0 (misalnya pada proses facing atau bubut permukaan). 

Fungsi G97 adalah untuk mengatur kecepatan potong konstan OFF, sehingga satuan S menjadi putaran konstan satuan putaran per menit (rpm).

Format :
N… G96 S120  LIMS=… F… ; kecepatan potong konstan 120 m/menit
N…
N… G97 ; kecepatan potong konstan OFF

Format :
N… M3
N… G97 S1500; berarti putaran spindel searah jarum jam 1500 rpm.
N…

Catatan : LIMS berarti batas atas putaran spindel. Apabila menggunakan G96 harus diprogram harga putaran maksimal, karena untuk G96 putaran spindel akan bertambah cepat ketika diameter mengecil dan menjadi tidak terhingga ketika diamater 0 (misalnya pada prosesfacing).

Harga F yang digunakan akan ikut terpengaruh apabila menggunakan G96 dengan satuan mm/putaran. Untuk mengaktifkan jumlah putaran spindel mesin frais CNC digunakan S diikuti dengan jumlah putaran per menit.

Arah putaran spindelmengikuti perintah kode M, yaitu M3 putaran searah jarum jam, dan M4 putaranberlawanan arah jarum jam. Sedangkan perintah M5 putaran spindel berhenti.

BACA JUGA  Ukuran Alur Pasak Pada Poros dan Lubang Silinder
This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.