Proses Pemesinan pada Mesin Gerinda Silindris

Share on facebook
Share on google
Share on twitter
Share on linkedin

Sobat kursus CNC, mesin gerinda silindris adalah alat pemesinan yang berfungsi untuk membuat bentuk-bentuk silindris, silindris bertingkat, dan sebagainya.

Mesin gerinda silindris memiliki empat gerakan utama pada saat beroperasi, yaitu:

• Gerak meja memanjang

• Gerak putar benda kerja

• Gerak putar roda gerinda

• Gerak pemakanan

Pada proses pemesinan yang dilakukan pada mesin gerinda selindris ini terdapat beberapa proses saat pengerjaan mesin gerinda. Proses pemesinan yang dilakukan antara lain :

1.Pemilihan roda gerinda

Ada beberapa faktor yang perlu dipertimbangkan dalam  pemilihan roda gerinda yang akan dipergunakan pada proses  pemesinan, antara laian:

  • Sifat fisik benda kerja, menentukan pemilihan jenis butiran  abrasive. Tegangan tarik tinggi – Al2O3, tegangan tarik  rendah – SiC, Boron nitrid dan intan.
    • Banyaknya material yang harus dipotong dan hasil akhir yang  diinginkan, menentukan pemilihan ukuran butiran abrasive.
    • Busur singgung penggerindaan

busur singgung besar – roda gerinda lunak,  busur singgung kecil – roda gerinda keras.

b.            Faktor yang mempengaruhi tingkat kekerasan roda gerinda: 

 Kecepatan putar roda gerinda

Kecepatan potong benda kerja  Konstruksi mesin

Kecepatan potong adalah faktor yang berubah-ubah dan  mempengaruhi dalam pemilihan tingkat kekerasan roda gerinda

Perhitungan Teoritis pada Mesin Gerinda Silindris

  1. Menghitung kecepatan putar roda gerinda

Dimana :

n     = kecepatan putar (rpm)

Vc   = kecepatan potong (mm/det)

d     = diameter roda gerinda (mm)

b.            Menghitung kecepatan putar benda kerja

                Dimana

                nw           = kecepatan putar benda kerja (rpm)

                vw                 = kecepatan potong benda kerja (mm/menit)

                d             = diameter benda kerja (mm)

c. Menghitung kecepatan gerak meja (feeding)

Dimana:

Ls             =  Kecepatan gerak meja (mm/menit)

nw          =  Kecepatan putar benda kerja (rpm)

S              = kec. pemotongan setiap putaran benda kerja  (mm/putaran).

BACA JUGA  Cara Mengoperasikan Mesin Frais
This website uses cookies and asks your personal data to enhance your browsing experience.