Cara Mengatur Kecepatan Pemakanan Yang Tepat Ketika Kita Sedang Melakukan Proses Milling

Cara Mengatur Kecepatan Pemakanan Yang Tepat Ketika Kita Sedang Melakukan Proses Milling

Kecepatan pemakanan adalah satuan kecepatan yang dinyatakan dalam revolution per minute atau surface feet per minute. Kecepatan Ini adalah mewakili  kecepatan pisau milling yang bergerak melewati material. Revolutions Per Minute (RPM) berhubungan langsung dengan kelajuan atau kecepatan dari spindel . Revolutions Per Minute (RPM) menjelaskan jumlah putaran yang diselesaikan dalam satu menit di sekitaran sumbu tetap.

Cara Mengatur Kecepatan Pemakanan

Sedangkan Surface Feet Per Minute (SFM) adalah kombinasi dari diameter pahat dan RPM. Semakin cepat putaran spindel, dan/atau semakin besar diameter pahat, maka akan semakin tinggi nilai SFM. Jika dua alat potong dengan ukuran yang berbeda berputar pada putaran yang sama per menit, maka alat potong yang memiliki diameter yang lebih besar akan menghasilkan kecepatan potong yang lebih besar pula karena memiliki keliling lingkaran dan luas permukaan yang lebih besar. 

rpm

Ketika nilai SFM konstan, maka rumus di bawah ini dapat digunakan untuk menentukan kecepatan spindel untuk proses milling  berbagai bahan.

menghitung rpm

Feed Rate

Feed Rate adalah kecepatan di mana alat potong melaju di sepanjang benda kerja. Dan dinyatakan sebagai satuan jarak per menit atau jarak per gigi (beban chip).  Juga, feed rate dapat didefinisikan sebagai Inches Per Minute (IPM) atau Inches Per Tooth (IPT).

Nilai untuk IPM dan IPT mudah dikonversikan dengan menggunakan rumus berikut:

IPM = RPM x IPT x Jumlah Flute

IPT = IPM / RPM / Jumlah Flute

Jadi, untuk kecepatan spindel 3056 RPM dan feed rate 0,005 IPT dengan pisau 2  flutes, IPM dapat dihitung sebagai berikut:

IPM = 3056 x .005 x 2 = 30 IPM

Pemilihan pisau pemotong memiliki dampak langsung pada pemrograman feed dan speed yang tepat pada mesin. Namun, ada beberapa variabel lainnya juga yang dapat memengaruhi nilai feed dan speed,yaitu :

  • Jenis dan kondisi bahan benda kerja
  • Diameter benda kerja
  • Bahan pisau pemotong
  • Geometri pisau pemotong
  • Tipe pemotongan
  • Kedalaman Pemotongan
  • Kondisi mesin

Kesimpulan

Produsen pisau pemotong biasanya mempublikasikan nilai feed dan speed serta merekomendasikan penggunaannya  untuk aplikasi pemesinan. Produsen pisau pemotong sering kali merupakan tempat yang baik untuk meminta rekomendasi tentang pemilihan pisau pemotong dan nilai feed/speednya.

Anda dapat menghubungi kami apabila membutuhkan jasa Pemesinan Milling CNC untuk pembuatan spare part . Sentra Teknika Prima menjadi penyedia jasa manufaktur untuk pemesinan CNC; dan Fabrikasi sejak 2003 dan memiliki tim dengan pengalaman di berbagai bidang industri. Kami selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan cara menjalin komunikasi yang baik, bersikap jujur, dan terbuka demi kelancaran dan keberkahan pekerjaan. Kami juga menjalin hubungan baik dengan beberapa distributor perangkat otomasi. Hal ini menjamin pengadaan material beserta support teknis menjadi lebih mudah diakses.

Segera hubungi kami untuk mengkonsultasikan masalah Pembuatan spare part Custom, Jig, Fixture dan fabrikasi  industri Anda. Kami siap membantu mulai dari tahap konsultasi, perencanaan, planning dan juga hasil akhir. Apabila terjadi kendala sewaktu-waktu Anda bisa menghubungi kami untuk melenyapkan rasa khawatir Anda.

Bisa Memahami Proyeksi  adalah Kompetensi Gambar Teknik Mekanik Minimal dari Seorang Operator dan Programmer CNC

Bisa Memahami Proyeksi adalah Kompetensi Gambar Teknik Mekanik Minimal dari Seorang Operator dan Programmer CNC

Kompetensi Gambar Teknik

Di dunia teknik, bahasa universalnya adalah berupa gambar kerja. Gambar kerja ini seperti bahasa inggris yang memiliki standar TOEFL, TOEIC atau IELTS. Persyaratankompetensi berbahasa tersebut diperlukan bila ada seseorang ingin belajar, bekerja di luar negeri. Lantas, Kenapa Bahas Inggris? Karena bahasa inggris telah menjadi bahasa internasional di lembaga pendidikan berstandar internasional yang ada di belahan dunia mana pun. Diharapkan dengan level standar bahasa inggris tertentu, kita sudah bisa memiliki pemahaman bahasa minimal yang akan digunakan sebagai bahas pengantar.

Seperti halnya bahasa, gambar teknik pun memiliki standar internasional yang telah disepakati di dunia teknik. Mulai dari standar ukuran kertas, ukuran dan bentuk penulisan huruf, angka, dan juga dalam menampilkan pandangan suatu objek,  potongan, kehalusan permukaan dan ukuran serta toleransi yang sudah menjadi kesepakatan.

Diharapkan ketika seseorang sudah mengerti dan mamahami gambar teknik, mereka dapat memiliki pemahaman tentang benda yang akan dibuat. Mereka dapat memahami ukuran, fungsi yang harus dicapai dan kehalusan permukaan dari benda tersebut.

pengertian gambar teknik
pengertian gambar teknik

Sebagai operator dan programmer, tentunya ada level standar kompetensi gambar teknik yang dibutuhkan. kompetensi tersbut dibutuhkan untuk memahami  gambar kerja agar benda yang dihasilkan dapat sesuai dengan keingina desainer atau drafter.

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Proyeksi

Untuk seorang operator CNC, objektif yang perlu dicapai adalah dapat membayangkan benda jadi (akhir) dari sebuah gambar kerja 2D.

Kemudian seorang operator juga harus dapat memahami cara setting benda kerja pada mesin. Seperti setting WCS dengan jarak jarak tertentu yang sudah ditentukan.

selain kompetensi gambar teknik, kemampuan membaca dan memahami ukuran pun sangat diperlukan. kemampuan tersebut digunakan agar dapat   mengontrol kualitas hasil pekerjaannya. apakah hasil pekerjaannya sesuai dengan spesifikasi yang diminta atau tidak.

Jadi objektif pertama yang harus dimiliki oleh seorang Operator dan Programmer adalah:

  • Memahami Proyeksi Aksionometri khususnya Proyeksi Isometri
  • Memahami Proyeksi Orthogonal ( baik sistem proyeksi eropa maupun proyeksi amerika)
  • Dan yang terakhir adalah bisa membaca dan memahami ukuran yang tercantum dalam gambar kerja tersebut.

Contoh proyeksi dan ukuran yang perlu dikuasai adalah mampu menerjemahkan gambar yang  terlihat dalam di bawah ini

contoh proyeksi

Demikianlah kompetensi minimal dari gambar teknik yang perlu dimiliki oleh seseorang yang ingin mendalami ilmu CNC.

Anda dapat menghubungi kami apabila membutuhkan jasa Pemesinan Milling CNC untuk pembuatan spare part . Sentra Teknika Prima menjadi penyedia jasa manufaktur untuk pemesinan CNC; dan Fabrikasi sejak 2003 dan memiliki tim dengan pengalaman di berbagai bidang industri. Kami selalu mengutamakan kepuasan pelanggan dengan cara menjalin komunikasi yang baik, bersikap jujur, dan terbuka demi kelancaran dan keberkahan pekerjaan. Kami juga menjalin hubungan baik dengan beberapa distributor perangkat otomasi. Hal ini menjamin pengadaan material beserta support teknis menjadi lebih mudah diakses.

Segera hubungi kami untuk mengkonsultasikan masalah Pembuatan spare part Custom, Jig, Fixture dan fabrikasi  industri Anda. Kami siap membantu mulai dari tahap konsultasi, perencanaan, planning dan juga hasil akhir. Apabila terjadi kendala sewaktu-waktu Anda bisa menghubungi kami untuk melenyapkan rasa khawatir Anda.

Penulisan Toleransi dalam Gambar Teknik

Penulisan Toleransi dalam Gambar Teknik

Sobat kursus CNC, Penulisan Toleransi dalam gambar teknik sangat diperlukan oleh operator atau pembuat benda kerja.

Pada pembuatan suatu benda kerja, tidak kita pungkiri bahwa tidak mudah untuk mencapai ukuran yang ideal. Hal ini dapat disebabkan beberapa hal, diantaranya adalah: material benda kerja, proses pengerjaan, alat ukur maupun kemampuan teknisi yang membuatnya.

Oleh karena itu diperlukan toleransi agar kita dapat mencapai ukuran yang diminta.

Toleransi adalah batas penyimpangan ukuran yang masih  diijinkan sesuai tingkatannya, yang masih dapat memenuhi kebutuhan baik secara fungsi, konstruksi maupun hal teknis lainnya.

Dalam beberapa jenis toleransi ada beberapa hal perbedaan terutama dalam Penulisan toleransi dalam gambar teknik seperti di bawah ini :

  • Penulisan toleransi suaian

Bagian yang mempunyai ukuran bertoleransi suaian, ditulis dengan urutan seperti gambar di bawah ini

  1. Ukuran dasar
  2. Simbol Toleransi
  3. Nilai toleransi ditulis dalam kurung (nilai ini dicantumkan apabila diperlukan)
  • Penulisan toleransi khusus

Bagian yang mempunyai ukuran bertoleransi khusus ditulis dengan urutan: ukuran nominal lalu nilai toleransi

Penulisan toleransi khusus
  • Penulisan toleransi sudut

Untuk penulisan toleransi sudut digunakan seperti penulisan untuk ukuran panjang

  • Penulisan toleransi suaian dalam gambar susunan

Lihat gambar bawah. Simbol toleransi untuk lubang ditempatkan di atas dan untuk poros di bawahnya, atau dapat juga ditulis satu deret yang dipisah dengan garis miring.

Bila nilai toleransi ingin dinyatakan, maka harus ditulis di belakang dalam tanda kurung atau tanpa tanda kurung (gambar bawah bag.a). Untuk penyederhanaan, garis ukur bawah dapat dihilangkan (gambar bawah bag.b).

Jika lubang dan poros dalam gambar susunan satu sama lain mempunyai toleransi khusus, harus disebutkan nama bagian atau diberikan nomor bagiannya (gambar bawah)

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Pemilihan Jenis Suaian

Pemilihan Jenis Suaian

Pemilihan Jenis Suaian

Penting sekali seorang desainer untuk dapat menguasai Pemilihan Jenis Suaian.

Kombinasi simbol huruf dan angka kualitas yang direkomendasikan ISO R/286 akan menghasilkan jenis suaian yang sangat banyak, sehingga dalam praktek tidaklah mungkin semua jenis suaian itu digunakan. Oleh karena itu melalui standarnya nomor 1829-1975, ISO menganjurkan untuk memakai beberapa jenis toleransi saja sebagaimana tercantum pada tabel di bawah ini

Jenis toleransi yang dianjurkan

Satuan untuk harga toleransi

Nilai toleransi harus dinyatakan dalam satuan yang sama dengan satuan ukuran dasarnya yaitu dalam millimeter (µm). Dalam tabel atas nilai toleransi ditulis dalam satuan mikrometer (m), sehingga nilai-nilai tersebut harus dikonversikan ke dalam satuan mm, di mana 1 µm = 0,001 mm.

Contoh penggunaan tabel atas

Misalnya suaian press fit mempunyai ukuran lubang 35H7 dan poros 35 p6.

Untuk mengetahui nilai H7 kita lihat nilai toleransi untuk lubang pada lajur ukuran nominal >30 – 50.

Dari sana kita peroleh harga:

maka dapat kita tuliskan ukuran lubang:

Satuan untuk harga toleransi

Nilai toleransi

Nilai toleransi harus dinyatakan dalam satuan yang sama dengan satuan ukuran dasarnya yaitu dalam millimeter (µm). Dalam tabel atas nilai toleransi ditulis dalam satuan mikrometer (m), sehingga nilai-nilai tersebut harus dikonversikan ke dalam satuan mm, di mana 1 µm = 0,001 mm.

Contoh penggunaan tabel atas

Misalnya suaian press fit mempunyai ukuran lubang 35H7 dan poros 35 p6.

Untuk mengetahui nilai H7 kita lihat nilai toleransi untuk lubang pada lajur ukuran nominal >30 – 50. Dari sana kita peroleh harga:

maka dapat kita tuliskan ukuran lubang:

Untuk mengetahui nilai p6 kita lihat nilai toleransi untuk poros pada lajur ukuran nominal >30 – 50. Kita akan memperoleh nilai :

Ukuran lubang dapat kita tuliskan:

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Simbol Toleransi Suaian ISO

Simbol Toleransi Suaian ISO

Sobat kursus CNC, pada artikel kali ini kita akan membahas tentang Simbol Toleransi Suaian ISO.

Dalam menentukan toleransi suaian, ada dua hal yang harus ditentukan. yang pertama adalah posisi daerah toleransi terhadap garis nol . Dan yang kedua adalah besarnya daerah toleransi itu sendiri.

Posisi daerah toleransi terhadap garis nol ditetapkan sebagai suatu fungsi dari ukuran dasar (ukuran nominal). Penyimpangan ini dinyatakan dengan simbol satu huruf (untuk beberapa hal dipakai dua huruf). Huruf besar menyatakan penyimpangan untuk lubang. Sedangkan  huruf kecil untuk poros (gambar bawah).

Besarnya daerah toleransi ditetapkan sebagai suatu fungsi dari ukuran dasar. Simbol yang dipakai untuk menyatakan besarnya toleransi adalah suatu angka yang kemudian disebut kualitas. Dimana ada 18 kualitas yang dapat dipilih seperti yang telah dijelaskan di muka.

Dengan demikian, suatu ukuran yang telah diberi toleransi suaian dinyatakan ukuran dasarnya terlebih dahulu. kemudian diikuti dengan simbol yang terdiri atas huruf dan angka.

Gambar di bawah ini memperlihatkan Simbol Toleransi Suaian ISO dengan contoh penunjukan ukuran lubang yang diberi toleransi .

Dari gambar dijelaskan Ukuran dasar 30 cm, posisi daerah toleransinya H dan kualitasnya 7.

Dan gambar di bawah ini memperlihatkan contoh penunjukan ukuran poros yang diberi toleransi.

Dari gambar ditunjukkan bahwa ukuran dasar 30 cm, posisi daerah toleransinya g dan kualitasnya 6.

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Sistem Basis Suaian

Sobat kursus CNC, pada artikel ini akan diterangkan tentang Sistem Basis Suaian.

Dari penjelasan mengenai prinsip tiga jenis suaian di atas (suaian longgar, pas dan sesak). Sesungguhnya untuk satu jenis suaian saja dapat berkembang menjadi banyak jenis suaian. Dengan menggunakan berbagai kombinasi kedudukan daerah toleransi poros, tanpa mempedulikan posisi daerah-daerah toleransi tersebut terhadap garis nol.

Untuk mengurangi banyaknya kombinasi yang mungkin dilakukan, maka pada sistem ISO telah ditetapkan dua macam Sistem Basis Suaian. yaitu sistem basis lubang (hole basis system) dan sistem basis poros (shaft basis system).

Pada sistem basis lubang, penyimpangan bawah dari toleransi lubang selalu bernilai nol (EI=0), sedangkan untuk sistem basis poros penyimpangan atas dari toleransi poros selalu bernilai nol (es=0), seperti ditunjukkan gambar bawah.

Dalam praktek, sistem basis lubang lebih umum digunakan daripada sistem basis poros, mengingat pembuatan lubang lebih sukar dibanding pembuatan poros. Di samping itu alat ukur lubang (hole gauge) lebih mahal daripada alat ukur poros.

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Definisi Istilah Toleransi untuk Elemen Tunggal dan Suaian

Definisi Istilah Toleransi untuk Elemen Tunggal dan Suaian

Sebelum lebih jauh mempelajari toleransi suaian, ada beberapa definisi istilah toleransi untuk elemen tunggal dan suaian yang perlu dipahami terlebih dahulu, yaitu sebagai berikut: (Perhatikan gambar di bawah)

  1. Ukuran Dasar      

Ukuran dasar disebut juga ukuran niominal adalah ukuran pokok yang ditulis sebelum disertai angka-angka batas penyimpangan yang diizinkan.

  • Toleransi

Toleransi adalah dua batas penyimpangan ukuran yang diizinkan. Misalnya, sebuah elemen diberi ukuran diameter  35+0,1    , maka dapat dijelaskan sebagai berikut:

  •     Diameter  35 adalah ukuran dasar
  • +0,1   adalah nilai toleransi yang diberikan
  • Penyimpangan atas

Penyimpangan atas adalah penyimpangan ke arah ukuran maksimum. Pada contoh di atas, angka +0,1 adalah besarnya penyimpangan atas. Penyimpangan atas dapat bernilai positif atau negatif, tergantung pemberian toleransi itu sendiri.

  • Penyimpangan bawah

Penyimpangan bawah adalah penyimpangan ke arah ukuran minimum. Pada contoh diatas angka -0,2 adalah besarnya penyimpangan bawah. Penyimpangan pun dapat bernilai positif atau negatif.

  • Ukuran maksimum

Ukuran maksimum adalah ukuran terbesar yang masih diizinkan. Ukuran maksimum = ukuran dasar + penyimpangan atas. Jadi, untuk contoh di atas besarnya ukuran maksimum : 35 + 0,1 = 35,1 mm

  • Ukuran minimum

Ukuran minimum adalah ukuran terkecil yang masih diperbolehkan. Besarnya penyimpangan minimum = ukuran dasar + penyimpangan bawah. Jadi, pada contoh di atas besarnya ukuran minimum: 35 + (-0,2) = 34,8 mm

  • Garis Nol

Garis nol adalah garis batas dasar atau garis dengan penyimpangan nol.

  • Ukuran sesungguhnya

Ukuran sesungguhnya adalah ukuran jadi. Atau ukuran yang didapat setelah benda selesai dibuat. Ukuran sesungguhnya ini diketahui dengan menggunakan alat ukur. Apabila ukuran jadi sebuah komponen tidak melewati batas-batas ukuran yang ditentukan toleransi, maka komponen tersebut dapat diterima (dipakai).

  • Kelonggaran (clearance). Kelonggaran adalah selisih ukuran antara lubang dengan poros dimana ukuran lubang lebih besar daripada ukuran poros (gambar atas bag. a)
  • Kelonggaran maksimum: adalah selisih ukuran lubang terbesar dengan poros terkecil pada suaian longgar (gambar atas bag.b)
  • Kelonggaran minimum: adalah selisih ukuran lubang terkecil dengan poros terbesar pada suaian longgar (gambar atas bag.b).
  • Kesesakan interference

Kesesakan adalah selisih ukuran antara lubang dengan poros, dimana ukuran poros lebih besar daripada ukuran lubang (gambar atas bag. a)

  • Kesesakan maksimum: adalah selisih ukuran lubang terkecil dengan poros terbesar pada suaian sesak (gambar atas bag. b)
  • Kesesakan minimum: adalah selisih ukuran lubang terbesar dengan poros terkecil pada suaian sesak (gambar atas bag. b)

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Jenis-jenis Suaian

Jenis-jenis Suaian

Poros dan lubang yang akan disatukan umumnya mempunyai ukuran-ukuran yang berbeda. Perbedaan ukuran antara keduanya dapat bervariasi bergantung kepada kedudukan daerah toleransi lubang terhadap daerah toleransi poros. Karena adanya variasi kedudukan daerah toleransi lubang terhadap daerah toleransi poros ini, maka akan kita temukan tiga jenis suaian, yaitu:

  • Suaian longgar (clearance fit)

Suaian yang selalu menghasilkan kelonggaran. Daerah toleransi lubang selalu terletak di atas daerah toleransi poros (gambar bawah bagian a).

  • Suaian sesak (interference fit)

Suaian yang selalu menghasilkan kesesakan. Daerah toleransi lubang selalu terletak di bawah daerah toleransi poros (gambar bawah bag.c).

  • Suaian pas (transition fit)

Suaian ini dapat menghasilkan kelonggaran atau kesesakan. Daerah toleransi lubang dan daerah toleransi poros saling menutupi. (gambar bawah bag.b)

Toleransi Suaian

Toleransi Suaian

Suaian adalah hubungan antara dua buah komponen, dimana ketika sebelum dirakit kedua komponen tersebut mempunyai perbedaan ukuran. Perbedaan ukuran yang diizinkan untuk dua komponen yang akan disatukan ini disebut toleransi suaian.

Ada beberapa macam toleransi suaian pada elemen mesin, yakni:

  • Suaian longgar (clearance fit)

Suaian ini selalu menghasilkan kelonggaran (celah bebas) dengan daerah toleransi lubang selalu terletak di atas daerah toleransi poros.

  • Suaian sesak (interference fit)

Suaian yang selalu menghasilkan kesesakan, dengan daerah toleransi lubang selalu terletak di bawah daerah toleransi poros.

  • Suaian pas (transition fit)

Suaian ini dapat menghasilkan celah bebas atau interferensi, namun poros harus dipaksakan masuk ke dalam lubang dengan kelegaan negatif.

Untuk mempelajari gambar teknik dengan lebih mendalam, sobat semuanya dapat mengikuti kelas online. Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses .

Kelas gambar teknik dasar adalah kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.

Definisi Toleransi Umum dan Toleransi Khusus

Definisi Toleransi Umum dan Toleransi Khusus

Sobat kursus CNC, terdapat dua macam toleransi yang menjadi definisi toleransi umum dan toleransi khusus.

Definis Toleransi umum digunakan untuk ukuran yang tidak memerlukan ketelitian atau bukan bagian benda berpasangan (suaian), toleransi yang diberikan dapat berupa toleransi umum yang tidak dicantumkan di tempat catatan umum.

Nilai toleransi umum selalu mempunyai batas penyimpangan atas dan penyimpangan bawah yang sama (simetris). Besarnya nilai toleransi umum ini tergantung pada tingkat kualitas (halus, sedang, atau kasar) dan bergantung pula pada ukuran dasar.

Tabel di bawah ini dapat digunakan sebagai patokan untuk menentukan toleransi umum pada ukuran linear

Dan tabel di bawah ini dapat digunakan sebagai patokan untuk menentukan toleransi umum pada ukuran sudut

Toleransi khusus adalah toleransi yang nilainya di luar toleransi umum dan toleransi suaian. Nilai toleransi bisa lebih kecil daripada nilai toleransi umum, tapi biasanya lebih besar daripada toleransi suaian. Toleransi khusus ini selalu dicantumkan langsung di belakang ukuran dasar (ukuran nominal).

saat ini Kursus CNC telah bermitra dengan beberapa industri manufaktur di sekitaran jabodetabek, dan bisa menjadi tempat latihan serta magang sobat-sobat yang sudah memiliki sertifikat keleuluesan di kelas matrikulasi gambar teknik dasar

Kursus CNC adalah situs e-learning untuk kamu yang ingin belajar mesin CNC dari dasar hingga mahir.

Home

Course

Article

Contact Us

Ruko Pondok Hijau Blok A5 No 11
Pengasinan Rawalumbu
Kota Bekasi 171115
cs@kursuscnc.com