Temukan Cara Terbaik Untuk Memasang Benda Kerja Anda Pada Mesin CNC – 3/3

Temukan Cara Terbaik Untuk Memasang Benda Kerja Anda Pada Mesin CNC – 3/3

Metode Workholding Terbaik

Setelah membaca metode workholding yang lalu, kini kita pelajari metode workholding terbaik lainnya

Meja Vakum

Menahan benda kerja dengan menghasilkan gaya penahan — yang disebabkan oleh perbedaan antara tekanan vakum di bawah benda kerja dan tekanan atmosfer yang mendorong ke bawah dari atas. Metode meja vakum seringkali merupakan solusi terbaik untuk pengerjaan lembaran datar yang dilakukan pada router CNC.

Meja ini bisa sangat akurat, fleksibel dan efisien. Mereka beradaptasi dengan berbagai bahan; dan sangat berguna untuk bahan yang tidak dapat dijepit (seperti komposit berteknologi tinggi atau bahan sintetis canggih).

Mereka juga dapat meminimalkan penghalang dengan cara yang tidak dapat dilakukan oleh klem dan solusi lain sambil membuat pengaturan dan pergantian yang jauh lebih efisien.

Namun, meja vakum memang memiliki kelemahan. Meja vakum paling baik digunakan untuk material datar; karena benda kerja dengan geometri berbeda memerlukan persiapan ekstra.

Benda kerja tertentu yang berukuran kecil juga mungkin tidak memiliki luas permukaan yang cukup untuk menampung vakum. Meskipun jenis meja vakum yang lebih canggih yang memiliki tarikan ke bawah yang lebih seragam atau terfokus dapat mengatur benda kerja ini.

Kelebihan: Meja vakum memiliki waktu pemasangan yang sangat cepat dan cocok untuk bahan yang tidak dapat dijepit.

Kekurangan: Sebagian besar meja vakum hanya cocok untuk benda kerja yang datar dan sederhana.

Meja Magnetik

Menggunakan basis magnet untuk menahan benda kerja yang terbuat dari logam yang sesuai. Meja magnetikmerupakan  solusi yang populer untuk industri pembuatan mold; karena sebagian besar cavity mold terbuat dari baja. Meja magnetik juga dapat digunakan pada pembuatan benda kerja baja dalam operasi pemesinan CNC umum.

Sebagian besar meja magnetik adalah elektromagnetik; sehingga gaya magnet dapat dihentikan saat pemesinan selesai. Memungkinkan pengaturan yang cepat karena tidak ada penjepit fisik atau perangkat lain yang diperlukan; memungkinkan akses alat pemotong yang sangat baik.

Cocok untuk pemesinan ringan atau berat; meskipun tidak dapat digunakan pada benda kerja nonmagnetik seperti yang terbuat dari aluminium.

Kelebihan: Meja magnetik memungkinkan akses pemotongan total dan dapat diatur dengan cepat. Mereka juga sangat aman dan terjamin.

Kekurangan: Meja magnetik hanya dapat digunakan pada logam magnetik, membatasi penggunaannya di area manufaktur yang didominasi aluminium.

Jig Kustom

Saat mengefrais benda kerja bervolume besar, metode workholding standar mungkin tidak cukup. Jika ini masalahnya, mungkin ada baiknya membuat jig khusus untuk pembuatan benda kerja pada mesin CNC . Memangkas waktu beberapa detik saja dapat membuat perbedaan besar selama produksi massal.

Jig dapat memandu lintasan alat potong dan sangat meningkatkan kualitas produk; tetapi Jig hanya diperlukan jika stabilitas mutlak diperlukan. Benda kerja biasanya digeser atau ditaruh ke dalam jig dan ditahan di tempatnya dengan satu atau dua klem cepat.

Ada keuntungan yang berbeda pada jig produksi kustom untuk workholding; dan dapat dibuat dengan cara yang berbeda. Jig yang membutuhkan kekakuan tinggi dan toleransi geometris yang ketat mungkin paling baik dibuat menggunakan mesin CNC.

Sementara fixture yang dirancang agar sesuai dengan benda kerja melengkung mungkin lebih mudah diproduksi melalui 3D Printing FDM atau SLS.

Kelebihan: Jig khusus dapat disesuaikan untuk benda kerja ekstra besar atau tidak beraturan; mengurangi waktu pengaturan dan menjamin stabilitas.

Kekurangan: Memperpanjang waktu penyelesaian dan meningkatkan pengeluaran. Jig tidak akan cocok dengan benda kerja umum lainnya.

3ERP akan terus membagikan pengetahuannya tentang permesinan CNC. Jika Anda ingin tahu lebih banyak tentang kemampuan pemesinan CNC kami, harap tinjau layanan pemesinan CNC kami.

Temukan Cara Terbaik Untuk Memasang Benda Kerja Anda Pada Mesin CNC – 2/3

Metode Workholding

Setelah sebelumnya mengetahui 2 metode workholding di artikel yang lalu. Selanjutnya kita pelajari metode workholding berikutnya :

Pembautan

Baut adalah cara yang bagus untuk menahan benda kerja untuk pemesinan dengan menggunakan meja bentuk-T secara langsung. Terus terang, menambahkan blok aluminium bahkan merupakan ide yang lebih baik. Karena mudah untuk membuat lubang ulir di mana pun dibutuhkan. Lubang ulir bekerja bersama dengan klem dan memungkinkan perataan dan kestabilitan yang lebih baik.

Item yang digunakan untuk mengunci material termasuk mur T, stud, dan mur flensa. Baut dan mur dapat sangat berguna jika permukaan kerja memiliki sisipan berulir, bukan slot-T. Dalam kasus ini; baut dapat disambungkan ke sisipan untuk menahan klem berbagai desain; menjaganya tetap di tempatnya.

Kelebihan: Baut adalah cara yang sangat stabil untuk menahan benda kerja; yang kemudian dapat Anda potong dengan sangat kuat. Geometri kompleks tidak akan menjadi masalah untuk dipegang.

Kekurangan: Penggunaan baut membutuhkan material ekstra untuk digunakan sebagai rangka. Material yang terbuang dapat menjadi kritis saat mengerjakan bagian-bagian bervolume besar, dan waktu pemuatan menjadi signifikan. Saat memotong bagian dari bingkai; tanda engsel dapat menimbulkan masalah.

Ragum

Teknisi sering menggunakan ragum sebagai metode standar mereka saat memasang benda kerja. Ragum biasanya menahan benda kerja dari ujungnya, dikencangkan di antara dua rahang; saat alat potong memproses material. Ragum sangat berguna untuk benda kerja yang memiliki tepi lurus; tetapi dapat juga disesuaikan untuk benda kerja  dengan tepi membulat.

Tergantung pada jenis ragum, pemrosesan tepi yang membulat mungkin memerlukan bantuan rahang lunak, yang dapat dimilling untuk menopang benda kerja. Ragum modern dirancang dengan basis sakelar cepat; memungkinkan operator memuat benda kerja dari mesin CNC.

Ketika benda kerja selesai dibuat, batch berikutnya dapat dimuat dengan cepat. Ragum juga merupakan pilihan yang lebih disukai di bengkel CNC kami.

Kelebihan: Ragum memungkinkan pemotongan pada kecepatan tinggi dan memudahkan untuk menempatkan benda kerja saat membuat benda kerja berulang. Menggunakan ragum adalah cara yang efisien untuk membuat benda kerja pada mesin CNC dengan volume besar.

Anda juga dapat memasang beberapa ragum pada mesin CNC untuk membuat benda kerja yang berbeda sekaligus.

Kekurangan: Benda kerja harus memiliki geometri biasa dengan permukaan paralel. Jika tidak, maka rahang khusus diperlukan.

Klem

Ada beberapa jenis penjepit yang dapat digunakan untuk workholding selama proses pemesinan CNC. Di antaranya klem kombinasi, tang dan klem-C.

Klem Kombinasi

Atau ” building block clamp ” terdiri dari serangkaian komponen dengan desain standar, fungsi berbeda, spesifikasi dan ukuran berbeda. Klem ini dapat dirakit seperti building block; sesuai dengan persyaratan pemrosesan.

Karena sifatnya, klem kombinasi sangat efisien dalam waktu perancangan dan pembuatan; dan oleh karena itu cocok untuk siklus produksi batch kecil. Klem kombinasi juga memiliki keunggulan akurasi pemosisian tinggi; fleksibilitas penjepitan besar, penggunaan berulang, penghematan energi dan material.

Serta biaya penggunaan rendah. Ini dapat berjalan dengan baik dengan produksi kecil yang membutuhkan bentuk yang sedikit rumit. 

Keuntungan lain dari klem adalah kemampuannya untuk memperbaiki komponen tertentu dan menggantinya berdasarkan kebutuhan spesifik benda kerja. Misalnya, menggunakan tang datar presisi gabungan dapat menghasilkan lebih banyak keserbagunaan; standarisasi yang lebih tinggi; penggunaan yang lebih mudah, dan penjepitan yang lebih andal.

Tang datar presisi jenis ini memiliki keunggulan dalam pemasangan dan penjepitan yang cepat dan mudah. Ini dapat mempersingkat waktu persiapan produksi dan meningkatkan efisiensi produksi batch kecil.

C Clamps

Klem yang lebih sederhana seperti C-Clamps dapat dengan mudah ditemukan di toko perangkat keras. Ini murah dan mudah digunakan tetapi kesederhanaannya dapat memiliki kekurangan. Menjepit material hanya di satu sisi terkadang dapat menyebabkan material terangkat di sisi yang berlawanan; jadi penting untuk memastikan material rata sebelum mengerjakannya.

Demikian pula, memotong bagian dari material bisa jadi rumit; membutuhkan banyak klem dan mungkin peralatan lain untuk memasang material. Untuk proyek yang lebih berat; berbagai jenis klem lebih disukai untuk membuat alur kerja menjadi lebih mudah.

Klem Penahan Elektromagnetik

Cara lain untuk memperbaiki klem ini termasuk menggunakan dasar klem yang halus atau menggunakan bahan magnetik khusus. Yang terakhir digunakan untuk klem penahan elektromagnetik permanen; yang dapat berguna untuk meningkatkan efisiensi pemesinan peralatan mesin CNC dan machining center.

Komponen pemosisian dan elemen penjepit dari klem konvensional dapat memakan banyak ruang; tetapi karena klem elektromagnetik permanen menggunakan gaya magnet yang melekat pada material; mereka tidak memiliki komponen yang memakan ruang ini.

Ini dapat menghemat banyak kerumitan untuk berbagai operasi pemesinan dan meminimalkan bagian obstruktif yang mungkin menghalangi alat mesin. Namun, kita harus berhati-hati dalam memastikan bahwa gaya magnet cukup baik untuk menahan gaya potong.  

Klem Hidarulik dan Pneumatik

Klem hidraulik dan pneumatik menggunakan sumber daya tambahan untuk memposisikan; menopang, dan memampatkan benda kerja dengan benar melalui komponen hidraulik atau pneumatik. Sehingga, mereka dapat secara akurat dan cepat dalam menentukan posisi; menyesuaikan benda kerja untuk peralatan mesin dan alat pemotong.

Mereka juga dapat membawa keuntungan lain seperti struktur yang kompak; penjepitan multi-stasiun; pemotongan berat berkecepatan tinggi dan kontrol otomatis; yang semuanya mempercepat pemrosesan material. Ini memberi mereka utilitas tambahan yang membuatnya ideal untuk peralatan mesin CNC, machining center, dan jalur produksi yang fleksibel.

Lanjutan Metode Workholding, klik selanjutnya.

Temukan Cara Terbaik Untuk Memasang Benda Kerja Anda Pada Mesin CNC – 1/3

Cara Terbaik Untuk Memasang Benda Kerja

Ketika membuat benda kerja pada mesin CNC; pertama-tama penting untuk mengetahui cara terbaik untuk memasang dan menahan benda kerja.

Langkah ini dilakukan sebelum merencanakan jalur alat potong, dan memainkan peran penting dalam proses.

Pemegang benda kerja dan pemasangan adalah aspek penting dari proses pemesinan CNC. Benda kerja Anda hanya akan sebagus seberapa baik ia terpasang dan tetap stabil di permukaan kerja mesin Anda.

Dengan demikian, operator dan insinyur telah menemukan banyak solusi untuk menjaga benda kerja tetap stabil.

Dalam artikel ini kita akan melihat beberapa metode yang paling menonjol untuk workholding (pemegang benda kerja); mengevaluasi kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Metode Workholding

Slot-T

Sangant penting untuk workholding, T-slot berbentuk T di mana bagian palang T berada di bagian bawah meja atau di dalam meja itu sendiri. Hal ini memungkinkan mur untuk masuk ke dalam slot untuk menyediakan lokasi yang dapat dipindahkan untuk memasukkan baut atau klem.

Ada banyak jenis klem, dan masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Perekatan

Menambahkan blok bakelite ke meja kerja adalah metode workholding yang populer; terutama untuk pemesinan prototipe. Benda kerja dapat dengan mudah direkatkan ke meja bakelite; dan sebagian besar perusahaan prototipe China melakukannya dengan cara ini.

Perekatan masih merupakan solusi yang sangat mudah dan populer untuk workholding. Ini dapat berguna untuk bahan yang berbentuk datar dan tidak beraturan. Ini berpotensi menawarkan tingkat kekuatan yang lebih tinggi dari pada pita karpet sambil menghilangkan kebutuhan akan tab workholding.

Memindahkan benda kerja dari meja mesin akan membutuhkan pengikis cat atau pengelupasan manual. Lem sangat berguna untuk mesin prototipe dan plastik.

Menerapkan perekat dengan benar membutuhkan peletakan lapisan rata untuk menjaga level benda kerja. Ini adalah opsi workholding yang cepat, murah, dan efektif. Tetapi cara kerjanya berbeda tergantung pada bahan yang digunakan. Misalnya, perekat panas terkadang akan mengelupas bahan seperti pada busa dan kayu.

Cara terbaik untuk mencegah kerusakan adalah dengan menerapkan perekat secara selektif dan meletakkannya di area yang tidak penting secara estetika atau fungsional; atau digunakan dalam lapisan tipis yang mudah dihilangkan.

Demikian pula, perekat akan mengeras lebih cepat pada logam. Saat memproses logam, salah satu cara untuk menghindari pengerasan perekat yang terlalu cepat adalah dengan meletakkan bahan pada papan non-logam yang dipasang di meja mesin. Bahan harus berada di atas, sehingga perekat memiliki kesempatan untuk menempel pada kedua permukaan; bukan mengeras sendiri.

Kelebihan dan Kekurangan

Kelebihan: Beberapa bagian dapat direkatkan ke meja sekaligus; sehingga lebih sedikit pekerjaan bagi operator. Ini adalah metode yang efisien untuk membuat prototipe plastik atau aluminium.

Kekurangan: Ada kemungkinan benda kerja akan terkelupas. Hal ini juga memungkinkan untuk merusak benda kerja  saat melepasnya.

Lanjutkan mempelajari Cara Terbaik Memasang Benda Kerja pada artikel berikutnya.

Teknik Kerja Bangku : Memahat

Teknik Kerja Bangku : Memahat

Sobat kursus CNC, dalam kerja bangku pahat dapat digunakan untuk memotong plat tipis, memotong mur/baut yang berkarat, membuka rivet atau paku keling.

Pahat dibuat dari batang baja yang sangat keras (baja tuang atau baja karbon 0,80-0,90%), ujung mata potong/penyayat berbentuk pipih tajam dan dikeraskan sebagai permukaan potong sedangkan kepalanya untuk menerima tekanan pukul dari palu.

Sebuah cold chisel sangat keras pada cutting end dan lunak pada striking end. Alat ini digunakan untuk memotong rivet head, baut, mur, dan lempengan logam yang ringan.

Alat ini bisa digunakan untuk berbagai macam pakaian dimana komponen-komponen yang dipasang terlalu kencang harus dilepaskan.

Memahat adalah proses membuang bahan yang tidak dipergunakan untuk  pembuatan benda kerja dengan cara menyayat atau memotongnya.

Pahat atau biasa disebut pahat tangan, digunakan untuk bermacam-macam keperluan tergantung pada bentuk pahat itu yang diantaranya untuk memotong, membuat alur, meratakan bidang, membuat sudut, memperbaiki titik pusat dan sebagainya.

Bentuk Pahat

Bentuk pahat dibedakan menurut bentuk mata potongnya serta ukuran panjangnya. Pahat ini mempunyai mata potong yang dibulatkan dengan badan berbentuk segi enam dan digunakan untuk meratakan bidang dan memotong pelat logam. Besar sudut mata potongnya pahat ini 60 °

Berikut macam-macam bentuk pahat:

Pahat alur

Digunakan untuk membuat alur sejajar, mata potong pahat lebih lebar dan lebih tebal dari badannya agar pahat tidak terjepit pada waktu dipergunakan.

Pahat dam

Adalah jenis pahat yang digunakan untuk memutus bahan yang akan dipotong yang sebelumnya telah dibor atau dilubangi.

Pahat alur minyak

Yaitu jenis pahat untuk membuat lubang saluran minyak/pelumas pada bantalan-bantalan poros, metal-metal, bos-bos dan sebagainya.

Pahat kuku atau pahat setengah bulat

Adalah jenis pahat yang dipergunakan untuk memperbaiki kesalahan waktu pemakanan pertama mengebor (titik pusat pengeboran meleset).

Pahat Diamond

Ialah jenis pahat yang dipergunakan untuk membuat alur yang berbentuk V pada logam, menghaluskan sudut-sudut bagian dalam serta menyikukan sudut-sudut alur bagian dalam.

Dengan jenis – jenis pahat ini dapat mengerjakan berbagai pekerjaan seperti menyayat, memotong, membuat alur dan lain-lain.

Anda bisa mengikuti kursus online di Kursus CNC untuk belajar lebih dalam memahami teknik memahat. Dan berpeluang mengikuti program magang di perusahaan mitra dari Kursus CNC.

Hal – Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Memahat

Memahat

Sobat kursus CNC, memahat adalah pengerjaan dengan menggunakan peralatan tangan yaitu pahat. Kali ini kami akan informasikan hal-hal yang harus diperhatikan pada saat memahat. Termasuk cara memegang, cara memahat, alat pengaman dan pelindung diri dan lain-lainnya.

Pemilihan peralatan tangan sangat penting sekali untuk mendapatkan hasil pekerjaan yang prima terukur dan presisi sekali. Untuk itu segala jenis peralatan harus dipergunakan sesuai dengan fungsi dan ukurannya.

Yang penting dalam hal ini adalah peralatan tangan manual tersebut dipakai sesuai dengan ukuran dan fungsinya .Kebiasaan mempergunakan peralatan yang sesuai akan menjadikan suatu kebiasaan yang positif. Dan menghasilkan pekerjaan yang presisi dan akurat.

Kesalahan penggunaan akan mengikibatkan kecelakaan yang tidak terduga-duga; dan dapat mengakibatkan kerusakan dan cacat pada manusia, hasil pekerjaan, maupun kerusakan pada alat tersebut.

Hal – Hal Yang Harus Diperhatikan Pada Saat Memahat

  • Aturan utama dalam penggunaan peralatan tangan pada umumnya adalah Peralatan dijaga tetap bersih; dan peralatan hanya boleh dipergunakan sesuai dengan fungsi dan tujuannya; kikir bukan sebagai pembuka peti. Obeng bukan sebagai pahat dan tang bukan sebagai palu,atau kunci mur.
  • Dan khusus untuk pahat, pemotong pahat harus tajam. Pahat waktu memotong benda kerja pahat tidak boleh tergelincir; karena akan merusakkan sisi lainnya. Keruncingan pahat antara 30o-80o tergantung pada macam bahan yang akan dipotong seperti :
  • Jika waktu memotong dapat membahayakan orang lain; maka didepan harus ada papan pelindung yang sesuai; yang akan menahan/melindungi dari lompatan dari bahan yang terpotong (terpahat)
  • Setelah sebagian pahat di gerinda, maka bidang pukul pada bagian kepala dengan mudah dibentuk bulat dan untuk pegangan.
  • Satu tangkai penolong atau satu pelindung tangan dari karet yang dapat melindungi dari dingin; serta menghindarkan kecelakaan pada pemukulan yang salah.

Jadi dapat disimpulkan bahwa penggunaan peralatan yang tepat serta posisi bekerja yang sesuai akan menghasilkan produk yang berkualitas, dan menjamin keamanan kerja.

Pemilihan peralatan yang kurang tepat akan mengakibatkan ketidak presisian dalam bekerja, dan pekerjaan cenderung asal-asalan. Dan kualitas pengerjaan memahat belum dapat dipertanggungjawabkan.

Sumber : VEDC Malang

Di Kursus CNC, Anda dapat mempelajarinya dnegan mengikuti salah satu kursus yang ada. Dan Anda bekesempatan mengikuti program magang di perusahaan mitra Kursus CNC.

Cara Pengikiran Yang Baik Dan Benar

Cara Pengikiran Yang Baik

Sobat kursus CNC, mengikir adalah salah satu dari kerja bangku yang bertujuan untuk melakukan proses pemakanan tatal – tatal pada benda kerja yang proses pengerjaannya secara manual.

Biasa dilakukan untuk mengurangi ketebalan benda kerja, membentuk, meratakan, hingga menghaluskan benda kerja. Kikir dibedakan dua jenis kikir halus dan kikir kasar.

Berikut ini kami akan coba menjelaskan bagaimana cara pengikiran yang baik dan benar, diambil dari berbagai sumber.

Dalam setiap proses industri, ada Standard Operational Procedure (SOP). Begitu juga dengan proses pengikiran. Namun SOP tersebut tidak akan dibahas di sini, melainkan hanya teknik kerja umum pengerjaan pengikiran.

Cara Pengikiran Yang Baik Dan Benar

Standar teknik kerja tersebut antara lain seperti:

Memilih dan menyiapkan tempat kerja.

Tinggi tempat haruslah disesuaikan dengan bentuk dari benda kerja yang akan dikerjakan dan ketinggian si pengikir yang melakukan pengikiran.

Melemaskan sendi-sendi tangan

Posisi kerja memperlihatkan bagaimana kecakapan seseorang bekerja. Selama mengikir, badan berdiri di sebelah kiri benda kerja atau material dengan posisi kaki tetap pada tempatnya.

Jarak antar kaki disesuaikan dengan panjang kikir. Sudut antara poros tanggem dan kaki kira-kira membentuk sudut 300 derajat. Sedangkan untuk kaki kanan membentuk sudut kurang lebih 75 derajat.

Melakukan gerakan utama / dasar sebanyak mungkin.

Badan berdiri tegak pada posisi permulaan dan selanjutnya condong kedepan selama pengikiran berlangsung. Sementara posisi kaki kanan tetap lurus selama proses pengikiran berlangsung.

Sedangkan arah pandangan mata selalu terpusat (diarahkan) melihat pada benda kerja yang akan dikerjakan atau dikikir.

Penjepitan benda kerja (ragum / catok)

Ragum atau catok adalah suatu peralatan yang dipakai untuk menjepit benda kerja pada saat proses pengikiran; selain itu ragum atau catok bias juga digunakan untuk, menggergaji, memahat, dll.

Dalam pengerjaannya, biasanya digunakan ragum sejajar.

Spesifikasi ragum

Pada umumnya ragum terbuat dari besi tuang kenyal atau baja tuang. Yang terpenting dalam pengikiran adalah pemasangan ragum harus kuat. Banyak sekali jenis ragum yang digunakan untuk bermacam-macam pekerjaan tangan.

Rahang (jaw) atau mulut dapat diganti dan dikeraskan (hardened jaw). Apabila ragum dipakai setiap hari, permukaan yang saling bergesekan dan berulir harus sering dibersihkan dan diberi oli atau dilumasi.
Penting: jangan mengencangkan tangkai handle dengan pipa atau hammer.

Pemegang Kikir.

Bagian pemegang kikir harus dipasang lurus dengan tangkai kikir dan haruslah kuat. Pemegang kikir harus dibor terlebih dahulu sebelum dipasang ke tangkai kikir. Adapun diameter bor dan kedalamannya harus disesuaikan dengan ukuran kikir.

Cara memegang kikir

Cara memegang kikir adalah sebagai berikut: Tangan kanan memegang handle kikir dengan kuat dan tekan gagang kikir tersebut dengan telapak tangan bagian bawah.

Mengikir permukaan yang rata

Untuk melakukan ini harus diperlukan 3 hal utama sehingga optimal, antara lain yang harus dilakukan adalah tekanan pada saat mengikir.

Apabila mulai melakukan pengikiran harus diperhatikan tekanan yang besar pada tangan kiri. Sedangkan tekanan yang ringan pada saat mulai pengikiran.

Tekanan kedua tangan harus berimbang, karena pada saat itu benda terkikir.

Setelah kikir sampai pada ujung benda, kedudukan kikir sudah berada di ujung langkah, meka tekanan tangan kanan harus maximal. Sehingga diperoleh penyayatan yang stabil.

Pada saat menarik kebelakang kikir tidak diberi tekanan sama sekali agar gigi potong kikir tidak cepat tumpul. Hal ini dilakukan untuk pengikiran siku, sejajar dan rata.

Kesulitan yang biasa terjadi (pada pemula) adalah belum stabilnya gerakan ayunan (tarikan dan dorongan) kikir sehingga menyebabkan benda menjadi cembung.

Karena saat mengayun, yang terkikir hanya bagian sisi pinggirnya saja bila ayunan kikir tidak benar-benar datar. Pengikiran tidak hanya membutuhkan tenaga dan strategi (teknik), tetapi juga kesabaran.

Yang Harus Diperhatikan Saat Mengikir

Harus Diperhatikan Saat Mengikir

Sobat kursus CNC, untuk melakukan pengikiran yang baik, yang harus diperhatikan saat sebelum mengikir adalah sebagai berikut :

  • Menentukan bidang dasar: bidang yang dijadikan acuan untuk pengambilan ukuran, kesikuan dan kesejajaran terhadap bidang lain.
  • Diperlukan alat pencekam yang menahan benda sehingga membantu kita dalam melakukan pengikiran. Alat yang digunakan biasanya adalah ragum.
  • Mengatur ketinggian ragum

Untuk penempatan ragum ini juga harus disesuaikan dengan postur tubuh teknisi yang akan melakukan pengerjaan pengikiran, berikut ini cara menyesuaikan posisi ragum dengan postur tubuh si teknisi.

Cara Memilih Tinggi Ragum

Berikut ini adalah cara memilih tinggi ragum yang sesuai

      a. Berdiri tegak di ragum

      b. Tempelkan kepalan tangan di dagu

      c. Sikut harus berada di mulut ragum, dan bila lengan kita ayunkan jangan sampai menyentuh bibir mulut ragum

Setelah menentukan ragum, tentukan benda apa yang akan dikikir, dengan mengetahui benda apa yang dikikir. Apa yang akan dikerjakan, bentuk apa yang diinginkan,dan lain-lain. Kita dapat menentukan jenis kikir yang digunakan.

Alat yang digunakan untuk mengikir adalah Kikir. Kikir adalah salah satu alat yang terdiri batang baja yang mempunyai gigi-gigi pemarut yang bahan dasarnya dibuat dari bahan baja karbon tinggi.

Adapun fungsi utama dari kikir adalah untuk membuang sebagian dari benda kerja dengan jalan memarut sehingga menjadi rata, cembung, lengkung, dll.

Gambar di bawah ini adalah gambar kikir dan bagian-bagiannya

Jenis-jenis Kikir

Untuk jenis kikir dapat dibedakan berdasarkan hal-hal sebagai berikut :

  • Berdasarkan jenis gigi
  • Berdasarkan kode kekasaran gigi
  • Berdasarkan penampang
  • Berdasarkan ukuran panjang

Cara Memegang Kikir

Untuk cara memegang kikir dan posisi badan juga harus diperhatikan dalam pengerjaan mengikir.

Ini adalah cara memegang kikir

  1. Gagang kikir dipegang tangan kanan dengan ibu jari di atas gagang.
  2. Ujung kikir dipegang tangan kiri dengan jari-jari mencekam bagian bawah kikir.
  3. Badan agak condong ke depan dan kaki kiri berada di muka.

Dan gambar di bawah ini adalah posisi kaki dan posisi badan saat dilakukan pengikiran sehingga didapat hasil pengikiran yang baik

Di Kursus CNC, Anda bisa belajar memahami lebih dalam lagi mengenai mengikir yang baik dan benar. Harus diperhatikan saat mengikir, Juga berkesempatan mengikuti program magang di perusahaan mitra Kursus CNC.

Jenis-jenis Kikir

Jenis-jenis Kikir

Sobat kursus CNC, dari artikel Teknik kerja bangku – Mengikir; kita dapat memahami apa itu pengerjaan mengikir. Di sana sekilas dibahas mengenai spesifikasi kikir yang berdasarkan jenis gigi, kekasaran gigi, jenis penampang dan lain-lain.

Di sini kita kupas tuntas mengenai jenis-jenis kikir.

Untuk jenis kikir dapat dibedakan berdasarkan hal-hal sebagai berikut :

  • Berdasarkan jenis gigi
  • Berdasarkan kode kekasaran gigi
  • Berdasarkan penampang
  • Berdasarkan ukuran panjang

Jenis Kikir Berdasarkan Jenis Gigi

Berdasarkan jenis giginya, kikir terdiri dari :

Gigi Pahatan tunggal (Single cut)

Gigi pada kikir ini memiliki satu alur pahatan, gigi tunggal pemarutnya menyudut 65-85o. Digunakan untuk pekerjaan penyelesaian.

Gigi Pahatan Silang

Gigi pada kikir ini memiliki dua alur yang saling menyilang, gigi kembar pemarutnya ada 2 jalur yang bersilangan.

Satu jalur menyudut 40-45o dan jalur satunya menyudut 70-80o.

Kikir bergigi kembar umumnya digunakan pada pekerjaan permulaan

Gigi Pahatan Parut

Gigi Pahatan Tunggal Cembung

Jenis Kikir Menurut Tingkat Kehalusan

Selain itu  kikir juga dibedakan menurut tingkat kehalusannya, yaitu kasar,sedang dan halus. Kikir kasar digunakan pada pekerjaan permulaan, sedangakan  kikir halus digunakan pada pekerjaan penyelesaian.

Seperti dijelaskan pada tabel di bawah

Jenis Kikir Berdasarkan Penampangnya

Dan berdasarkan penampangnya, jenis kikir adalah sebagai berikut :

Kikir Plat  / pipih (Flat file)

Biasannya bergigi tunggal, digunakan pada pengerjaan penyelesaian.

Kikir Setengah Bulat (Half round file)

Nama ini menunjukkan bahwa kikir ini bagian muka terdiri dari 2 macam bentuk, rata dan cembung. Digunakan untuk mengikir bagian-bagian yang cekung dan meratakan bidang datar pada umumnya.

Kikir segi empat (Square file)

Kikir  ini bergigi kembar dan digunakan untuk membuat lubang dan alur segi 4

Kikir bulat (Round file)

Pada ukuran kecil, kikir ini bergigi tunggal, tapi pada ukuran besar bergigi kembar. Ujungnya bulat dan tirus, sehingga juga disebut kikir ekor tikus.

Digunakan  untuk membesarkan lubang, membuat alur bulat. Mengikir dengan kikir ini pada langkah ke muka hendaknya sambil diputar, agar bagian yang memarut tidak pada satu bidang saja.

Kikir segi tiga (Three-square file)

Kikir ini bergigi kembar dan ujung tirus, antara  bidang satu dengan yang lain sudutnya 60o. Digunakan mengikir sudut dalam yang menyudut 60o atau lebih.

Kikir  ini yang bergigi tunggal digunakan untuk mengasah gigi gergaji kayu.

 Kikir pisau (Knife file)

Kikir ini bentuknya seperti pisau, menyudut 10o dan ujungnya tirus. Digunakan untuk mengikir sudut yang kecil atau tajam yang tidak dapat dikerjakan oleh kikir segi 3

Anda bisa mengkuti salah satu kursus online yang ada di Kursus CNC. Dan berksempatan mengikuti program magang di perusahaan mitra Kursus CNC.

Teknik Kerja Bangku : Mengikir

Teknik Kerja Bangku Mengikir

Sobat kursus CNC, salah satu kerja bangku yang sering dilakukan adalah mengikir. Mengikir adalah salah satu kegiatan meratakan permukaan benda kerja hingga mencapai ukuran; kerataan dan kehalusan tertentu dengan menggunakan kikir yang dilakukan dengan tangan.

Untuk melakukan pengikiran yang baik; hal yang harus diperhatikan sebelum mengikir adalah sebagai berikut :

  • Menentukan bidang dasar: bidang yang dijadikan acuan untuk pengambilan ukuran; kesikuan dan kesejajaran terhadap bidang lain.
  • Diperlukan alat pencekam yang menahan benda sehingga membantu kita dalam melakukan pengikiran. Alat yang digunakan biasanya adalah ragum.
  • Mengatur ketinggian ragum

Untuk penempatan ragum ini juga harus disesuaikan dengan postur tubuh teknisi yang akan melakukan pengerjaan pengikiran. Berikut ini cara menyesuaikan posisi ragum dengan postur tubuh si teknisi.

Cara Memilih Tinggi Ragum

Berikut ini adalah cara memilih tinggi ragum yang sesuai

      a. Berdiri tegak di ragum

      b. Tempelkan kepalan tangan di dagu      

c. Sikut harus berada di mulut ragum, dan bila lengan kita ayunkan jangan sampai menyentuh bibir mulut ragum.

Setelah menentukan ragum, tentukan benda apa yang akan dikikir; dengan mengetahui benda apa yang dikikir; apa yang akan dikerjakan; bentuk apa yang diinginkan dan lain-lain; kita dapat menentukan jenis kikir yang digunakan.

Bagian dan Jenis Kikir

Alat yang digunakan untuk mengikir adalah Kikir. Kikir adalah salah satu alat yang terdiri batang baja yang mempunyai gigi-gigi pemarut yang bahan dasarnya dibuat dari bahan baja karbon tinggi.

Adapun fungsi utama dari kikir adalah untuk membuang sebagian dari benda kerja dengan jalan memarut sehingga menjadi rata, cembung, lengkung, dll.

Gambar di bawah ini adalah gambar kikir dan bagian-bagiannya

Untuk jenis kikir dapat dibedakan berdasarkan hal-hal sebagai berikut :

  • Berdasarkan jenis gigi
  • Berdasarkan kode kekasaran gigi
  • Berdasarkan penampang
  • Berdasarkan ukuran panjang

Untuk cara memegang kikir dan posisi badan juga harus diperhatikan dalam pengerjaan mengikir.

Ini adalah cara memegang kikir

  1. Gagang kikir dipegang tangan kanan dengan ibu jari di atas gagang.
  2. Ujung kikir dipegang tangan kiri dengan jari-jari mencekam bagian bawah kikir.
  3. Badan agak condong ke depan dan kaki kiri berada dimuka.

Dan gambar di bawah ini adalah posisi kaki dan posisi badan saat dilakukan pengikiran sehingga didapat hasil pengikiran yang baik

Itulah teknik kerja bangku mengikir yang perlu Anda ketahui.

Jika Anda butuh jasa pembuatan spare part custom, jasa mesin bubut cnc, mesin milling cnc, die casting, molding; Anda bisa menghubungi PT Sentra Teknika Prima yang sudah berpengalaman di manufaktur industri.

Yang Harus Diperhatikan Dalam Menggergaji

Sobat kursus CNC, dalam melakukan penggergajian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan penggergajian dan saat melakukan penggergajian. Hal ini dilakukan agar pengerjaan menjadi nyaman dan menghasilkan kerja yang efektif dan benda kerja yang bagus.

Langkah pertama yang harus diperhatikan adalah pada pemasangan daun gergaji. sebelum melakukan pemotongan bahan adalah sudut potong daun gergaji harus menghadap kedepan. dengan catatan daun gergaji terpasang pada sangkang harus kuat.

Pemasangan daun gergaji pada sengkangnya :

  • Gigi pemotong harus menghadap kemuka
  • Lubang –lubang daun  gergaji dimasukkan pada pen yang terdapat pada baut sengkang, kemudian murnya dikeraskan
  • Pemasangan tidak boleh terlalu kendor dan tidak terlalu tegang. Jika kendor kedudukan gergaji tidak tetap sehingga bisa patan waktu didorong. Terlalu tegang mudah patah terutama waktu memotong benda yang tebal.
  • Jika benda yang dipotong  kurang lebar dari sengkangnya, maka daun gergaji dipasang sejajar dengan sengkang. Jika benda yang dipotong melebihi lebar sengkang, maka kedudukan daun gergaji diputar 90o sehingga sengkang tidak terhalang oleh pekerjaan yang dipotong.

Yang harus diperhatikan saat memulai menggergaji :

  • Beri garis yang akan digergaji. Benda kerja sebaiknya  dibuat alur dulu sedikit menggunakan kikir segitiga. Langkah ini memantapkan gergaji hingga tidak meleset dari batas penggergajian.
  • Beri tekanan ringan pada awal penggergajian
  • Sebelum melakukan penggergajian, kedudukan gergaji harus menyudut ±15o terhadap benda kerja.
  • Mulailah dari sisi depan dengan posisi gergajian menukik dengan kemiringan sedang.
  • Tekanan diberikan saat gergaji didorong kedepan
  • Tekan dikurangi pada saat gergaji ditarik mundur.
  • Untuk memudahkan pemotongan berbagai macam bahan yang akan digergaji dapat dipilih daun gergaji dengan jumlah gigi yang sesuai.

Itulah hal-hal yang harus diperhatikan saat Anda memulai menggergaji. Jika Anda ingin belajar kursus CNC, Anda bisa mendaftarnya di halaman depan.

Kami bekerja sama dengan beberapa mitra perusahaan industri manufaktur menyelenggarakan magang. Dengan beberapa syarat dan ketentuan yang dapat Anda lihat di halaman Karir. Jika Anda tertarik, silakan mengisi form lamaran yang tersedia.

Kursus CNC adalah situs e-learning untuk kamu yang ingin belajar mesin CNC dari dasar hingga mahir.

Home

Course

Article

Contact Us

Ruko Pondok Hijau Blok A5 No 11
Pengasinan Rawalumbu
Kota Bekasi 171115
cs@kursuscnc.com