Penunjukan Ukuran Bagian yang bersusun

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on email

Sobat kursus CNC, Pada artikel ini akan dijelaskan tentang ketentuan penunjukan ukuran bagian yang bersusun.

Dalam memberikan ukuran pada gambar kerja, sangat banyak ketentuan-ketentuan yang harus kita perhatikan. Perlu perhatian khusus ketika menunjukkan ukuran karena bentuk atau bagian benda juga sangat beragam.

Misalnya pada bentuk silinder, bola, segi empat, radius, tirus, dan lain-lain akan memiliki penunjukan ukuran yang berbeda pula.

Agar lebih mudah dipahami, maka akan coba disajikan contoh-contoh nya. Sekaligus caranya dalam menerapkan ketentuan-ketentua dalam penujukan ukuran pada gambar kerja.

Ketentuan Penunjukan Ukuran

  1. Garis penunjukan ukuran dan garis bantu ukuran adalah garis tipis. Garis sumbu, garis tebal, garis putus-putus tidak boleh dijadikan garis penunjukan ukuran.
Gambar a : Pemberian ukuran
Gambar b : Pemberian ukuran

2. Garis ukuran sedapat mungkin dibuat diluar gambar benda, agar tidak kelihatan ruwet. Garis ukuran tidak boleh memberikan kesan terlalu jauh dari bagian yang diberi ukuran.

3. Garis penunjukan sedapat mungkin tidak saling memotong, yang dapat menyebabkan bagian yang diberi ukuran menjadi terkesan kurang jelas.

Gambar : Garis ukuran tidak berpotongan

4. Angka ukuran dengan ukuran 3 mm, diletakkan garis penunjukan ukuran ± 0,5 – 0,8 mm ditengah-tengah.

5. Garis bantu ukuran dibuat melebihi garis penunjukan ukuran kurang lebih satu mm.

Gambar : Garis Ukuran dilebihkan 1 mm

6. Ada kalanya beberapa bagian benda digambar langsung dalam susunannya (asembli). Ukuran-ukuran tiap bagiannya sedapat mungkin harus dipisahkan, seperti ditunjukkan gambar di bawah.

Pemberian ukuran bagian-bagian dalam susunan (rakitan)

Silahkan kunjungi kelas-kelas pembelajaran yang telah kami sediakan di halaman all courses . Ikuti Kelas gambar teknik dasar yang merupakan kelas dasar yang wajib diikuti dan dipelajari oleh semua peserta yang akan mempelajari dasar CNC.