Sistem Koordinat pada mesin CNC

Share on facebook
Share on whatsapp
Share on email


Sobat kursus CNC, pada rtikel ini kita kaan belajar tentang Sistem Koordinat pada mesin CNC.

Apakah kita pernah menyadari bahwa dalam keseharian kita  sering berhubungan dengan sistem koordinat?

ya betul, kita sering ,eme,uimya namun kita jarang menyadarinya. Bahkan sama sekali tidak sadar kalau kita tuh selalu bersinggunganan dengan sistem koordinat.

contohnya, kalau kita ingin berkunjung ke rumah seseorang, biasanya kita minta dijelaskan patokan-patokannya, dekat mana? sebelah mana, berapa jauh dari tempat ini?, warna apa?, belok kemana?,  muter balik kemana? dan lain-lain.

untuk lebih jelasnya mungkin bisa kita lihat ilustrasinya pada gambar di bawah ini.

Pertama kita berangkat dari rumah,  Dan rumah menjadi titik referensi awal  0 Km. Kemudian titik yang akan kita tuju adalah pabrik dengan jarak 10 Km. Setelah dari pabrik, kita akan melanjutkan perjalanan kita menuju stadion. Maka, Pabrik akan menjadi  titik referensi awal  0 Km yang baru. Kemudian titik yang akan kita tuju adalah stadion dengan jarak 12 Km. Dan begitu seterusnya….

Sehingga kalau kita sudah sampai kantor dan kembali ke rumah, Maka notasi jarak dari  kantor ke rumah adalah menggunakan (minus) -40 Km. Coba sobat pikirkan, kenapa notasinya menjadi minus (-) ?

Ya, betul, Karena titik referensi awalnya atau 0 km nya di kantor. Kemudian mundur ke arah rumah sejauh 40 Km.

Yang  dijelaskan di atas adalah koordinat dengan Metode Incremental. Apa yang dimaksud dengan incremental ini?

Metode incremental ini adalah suatu metode pemrograman  dimana titik referensinya selalu berubah.

Maksudnya berubah bagaimana sih?

Berubahnya itu adalah setiap  titik terakhir. Titik tujuan akhir akan  menjadi titik referensi baru. Atau menjadi titik awal  untuk ukuran berikutnya. 

Metode Pemrograman dan Bahasa Pemrograman

Simak videonya di bawah ini.

Contoh Sistem Koordinat lainnya

  • Pada gambar dibawah ini  ada beberapa benda yang terleta pada suatu petak bangun datar. Pada baris tertulis huruf A, B, sampai G,  sedangkan pada lajur tertera angka 1 sampai 7. Hal ini memudahkan para pembaca memahami letak benda pada denah dibawah ini.
  • Pohon kelapa terletak pada lajur1, baris ke E, atau (1,E).
  • Komputer terletak pada lajur 1, baris G, atau (1,G).
  • Becak terletak pada lajur 2, baris A, Atau (2,A).
  • Penghapus terletak pada lajur 2, baris F, atau (2,F).
  • Telefon terletak pada lajur 3, baris B, atau (3,B).
  • Meja terletak pada lajur 3, Baris D, atau (3,D).
  • Rumah Sakit terletak pada lajur 4, baris C, atau (4,C).
  • Motor terletak pada lajur 4, baris F, atau (4,F).
  • Mobil terletak pada lajur 5, baris E, atau,(5,E).
  • Helm terletak pada lajur ke 6, baris ke F, atau (6,F).
  • Kalkulator terletak pada lajur 7, baris ke A, atau (7,A).
  • Rumah terletak di lajur 7, baris F, atau (7,F).

Kesimpulan Sistem Koordinat pada mesin CNC

Maka dari sinilah sistem koordinat sangatlah penting untuk pembelajaran dalam pemrograman manual dasar. 

Dalam matematika, Sistem koordinat cartesius digunakan untuk menentukan tiap titik dalam bidang dengan menggunakan dua bilangan yang biasa disebut koordinat x dan koordinat y dari titik tersebut. Koordinat x sering disebut juga dengan absis sedangkan koordinat y sering disebut juga dengan ordinat.

Atau secara umum, keempat kuadran diurutkan mulai dari yang kanan atas [kuadran I], melingkar melawan arah jarum jam. Pada kuadran I, kedua koordinat [x dan y] bernilai positif.

Pada kuadran III, kedua koordinat bernilai negatif, dan pada kuadran IV, koordinat x bernilai positif dan y negatif [perhatikan kembali gambar di atas].

Matematika mempunyai cara praktis untuk menentukan letak suatu benda. Dengan cara menggunakan sistem koordinat Cartesius. Pada Sistem Koordinat Cartesius terdapat dua garis berpotongan tegak lurus. Garis yang mendatar disebut dengan sumbu X, sedangakan garis tegak disebut sumbu Y, titik potong ke dua sumbu disebut titik asal atau origin.

Dengan memakai bidang koordinat, letak suatu benda atau titik akan ditentukan oleh pasangan koordinatnya. Misalnya pada gambar diatas eterangannya adalah: Titik P terletak pada sumbu X di koordinat 3 dan pada sumbu Y di koordinat 5 atau bisa dtulis dengan singkat (3,5)

contoh aplikasi sistem koordinat ada pada gambar dibawah ini:

Kursus online CNC gratis

Ikuti kelas kursus untuk menjadi Programmer CNC secara gratis di sini. Dan manfaatkan peluang untuk mengikuti Magang Offline setelah mengikuti semua kelas kursusnya